C 17 globemaster

Masyarakat baru dihebohkan dengan adanya pesawat raksasa yang sedang terbang rendah dan melintas di langit Nusantara, tepatnya Bali. Pesawat itu diketahui merupakan Boeing C-17 Globemaster tiga, sebuah pesawat militer Amerika Serikat .

C-17 Globemaster tiga, adalah sebuah pesawat angkut militer yang dikembangkan oleh militer Amerika Serikat bersama dengan Boeing Integrated Defense System, awal mula pengembangan dilakukan dari tahun 1980 sampai dengan awal 1990 bersama dengan McDonnell Douglas (sekarang McDonnel Douglas telah bergabung dengan Boeing) dan dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Udara Britania Raya dan Angkatan Udara Australia.

Diketahui pesawat US Air Force berukuran raksasa itu mendarat di Bali untuk kepentingan delegasi pada KTT G20 Bali.

Pesawat yang mulai dioperasikan pada tahun 1991 ini mempunyai ukuran jumbo, dengan total lebar sayap ke sayap 51,74 meter, panjang 53,04 meter, tinggi ekor 16,79 meter, juga diameter badan berukuran 6,86 meter.

Pesawat ini ditenagai empat mesin Pratt & Whitney PW2040 (military designation F117-PW-100) yang bisa menghasilkan daya dorong hingga empat puluh ribu pounds. Boeing C-17 Globemaster III bisa terbang hingga sejauh 4.500 km

Di lambungnya, pesawat ini bisa menampung hingga lebih dari 100 orang tentara dengan rincian 54 tentara duduk di kursi samping dan 48 tentara di tengah.

Tak hanya mengangkut tentara, Boeing C-17 Globemaster tiga juga bisa mengangkut persenjataan militer, dari tank hingga helikopter serbu. Pesawat ini bisa membawa tank utama M1 Abrams, M2/M3 Bradley, hingga 4 helikopter transport UH-60 Blackhawk atau 2 helikopter serang AH-64 Apache.

Hingga saat ini C-17 Globemaster III telah digunakan di 12 negara, beberapa di antaranya Amerika Serikat, Australia, Kanada, India, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, serta Inggris.

Melansir dari situs Insider, diketahui bahwa pesawat ini diharhagi sekitar  340 juta dolar amerika atau sekitar  5,3 triliun per unitnya.

C-17 pernah memecahkan rekor mengangkut penumpang terbanyak saat mengevakuasi warga Afghanistan kala Taliban mulai memasuki ibu kota Kabul.

Dalam penerbangan dari Bandara Internasional Hamid Karzai pada 15 Agustus 2021, C-17 mengangkut 823 orang, memecahkan rekor C-17 sebelumnya pada November 2013 yang mengangkut 670 penduduk Tacloban, Filipina, untuk dievakuasi ke Manila imbas bencana topan.

C-17 sendiri biasanya terbang dengan maksimum sekitar 300 orang.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN PESAWAT TEMPUR GENERASI 1 DENGAN GENERASI KE 5

rusia negara terbesar