MEMBANTU MUJAHIDIN
Angkatan bersenjata indonesia pada tahun 70 an banyak memiliki persenjataan dan logistik buatan uni soviet sebagai inventaris masa trikora dan dwikora. Persenjataan ini rupanya cocok untuk digunakan dalam melanjutkan perang gerilya pejuang mujahidin melawan kekuatan pasukan uni soviet di afghanistan. Dengan alasan inilah pemerintah indonesia bersedia membantu pejuang mujahidin. Hari itu 18 ferbruari 1981, Pimpinan intelijen Indonesia Lentan jenderal LB Murdani di dampingi staf intel hankam Republik Indonesia kolonel Teddy Rusdy melakukan pertemuan khusus dengan kepala intelijen negara pakistan. Ini pertemuan rahasia untuk membahas permintaan pejuang mujahidin dan intelijen pakistan dalam membantu logistik, obat-obatan dan persenjataan. Operasi khusus untuk memasok senjata bagi pejuang mujahidin di afghanistan di mulai dengan persetujuan presiden Suharto. mulailah dikumpulkan senjata buatan uni soviet dari berbagai jenis yan...