SALADIN - Salahuddin Ayyubi
Salahuddin Al Ayubi adalah satah satu pahlawan besar dalam sejarah islam. Dia adalah Sultan besar pendiri Dinasti Ayyubiyah di mesir sekaligus sebagai panglima pasukan muslim pada perang salib yang pernah menaklukkan jerusalem (2 oktober 1187), menguasai mesir, suriah, Yaman dan palestina.
Dialah yang mendirikan dinasti Ayyubid bangsa kurdi di mesir dan suriah. Tokoh ini terkenal di kalangan nasrani dan muslim dengan kemampuan sebagai pemimpin perang. Selain itu dia dikenal memiliki sifat kesatria dan belas kasihnya semasa perang salib.
Sultan Salahuddin Al Ayyubi juga seorang ulama. beliau memberikan catatan kaki dan berbagai macam penjelasan dalam kitab hadist Abu Dawud, Saladin berasal dari bangsa kurdi. ayahnya Najmudin ayyub dan pamannya asaduddin syirkuh hijrah meninggalkan kampung halaman dekat danau fan dan pindah ke daerah tikrit (irak).
Salahuddin lahir di benteng tikrit, irak tahun 532 hijriyah atau 1137 masehi. ketika ayahnya menjadi penguasa seljuk di tikrit. Dia dibawa keluarganya pindah ke baalbek karena ayahnya menjabat sebagai komandan garnisun pasukan imad ad-din zangi ibn aq songur, gubernur Turki di suriah bagian utara.
selain belajar islam salahuddin pun mendapat pembelajaran ke militeran dari paman nya asaddin shirkuh, seorang panglima perang turki seljuk.
Ayahnya maupun pamanya keduanya mengabdi kepada Imadud din zanky, Gubernur seljuk untuk kota Mosul irak. Ketika Imamuddin berhasil merebut wilayah balbek, libanon tahun 534 hijriyah atau 1139 masehi m najmuddin Ayyub (ayah Salahuddin) diangkat menjadi gubernur balbek. selama di balbek inilah, salahuddin mengisi masa mudanya dengan menekuni teknik perang, strategi, politik dan organisasi menghimpun masa.
Dari usia belasan tahun salahuddin selalu bersama ayahnya di medan pertempuran melawan tentara perang salib atau menumpas para pemberontak yang melawan kepemimpinan sultan Nuruddin Mahmud. Ketika Nuruddin berhasil kota damaskus pada tahun 549 hijriyah atau 1154 masehi, keduanya Salahuddin dan ayahnya telah menunjukkan loyalitasnya yang tinggi kepada pemimpinya.
Di kemudian hari saladin menjadi Wazir pada 1169 dan menerima tugas sulit yaitu mempertahankan mesir dari serangan raja Latin Yerusalem, khususnya Amalris satu. kedudukanya cukup sulit pada awalnya, banyak orang yang beranggapan ia akan berada cukup lama di mesir mengingat sebelumya telah banyak terjadi pergantian kekuasaan dalam beberapa tahun terakhir disebabkan bentrok yang terjadi antara anak-anak khalifah untuk posisi wazir. sebagai pemimpin dari pasukan asing suriah, dia juga tidak memiliki kekuasaan atas pasukan syi'ah mesir yang masih berada di bawah khalifah yang lemah, Al-adid.
Saladin berhasil mematahkan serangan tentara salib dan pasukan romawi yang melancarkan perang salib kedua terhadap mesir. Sultan Nuruddin memerintahkan Saladin mengambil kekuasaan dari tangan khalifahfathimiyahdan mengembalikan kepada khilafah abbasiyah di baghdad mulai 567 hijryah atau 1171 masehi. setelah khalifah A-adid, Khalifah Fathimiyah terakhir meninggal maka kekuasaan sepenuhnya di tangan salahuddin al ayyubi atau sultan saladin.
Dalam menumbuhkan wilayah kekuasaannya saladin selalu berhasil mengalahkan serbuan para Kursader dari eropa, kecuali satu hal yang tercatat adalah saladin sempat mundur dari peperangan battle of montgisard melawan kingdom of jerusalem (kerajaan singkat di jerusalem selama perang salib). Namun mundurnya Saladin tersebut mengakibatkan Raynald of Chatillon pemimpin perang dari The holy land jerusalem memprovokasi muslim dengan mengganggu perdagangan dan jalur laut merah yang digunakan sebagai jalur jamaah haji ke mekah dan madinah. lebih buruk lagi Raynald mengancam menyerang dua kota suci tersebut, hingga akhirnya Salahuddin menyerang kembali kingdom of jerusalem di tahun 1187 pada perang battle of hattin, sekaligus mengeksekusi hukuman mati kepada Raynald dan menangkap rajanya, Guy of lusignan.
Akhirnya seluruh jerusalem kembali ke tangan muslim dan kingdom of jerusalem pun runtuh. selain jerusalem kota-kota lain pun di taklukkan kecuali tyres atau tyrus. Jatuhnya jerusalem ini menjadi pemicu kristen eropa menggerakkan perang salib ketiga.
Perang salib ketiga ini menurunkan Richard satu of england ke medan perang battle of arsuf. salahuddin pun dipaksa mundur, dan untuk pertama kalinya krusader merasa bisa menjungkalkan salahuddin. Dalam kemiliteran Salahuddin dikagumi ketika Richard cedera, salahuddin menawarkan pengobatan di saat perang dimana pada saat itu ilmu kedokteran kaum muslim sudah maju dan dipercaya.
Pada tahun 1192 Salahuddin dan Richard sepakat dalam perjanjian Ramla, di mana jerusalem tetap dikuasai muslim dan terbuka kepada para peziarah kristen. Setahun berikutnya Salahuddin meninggal dunia di damaskus setelah richard kembali ke inggris. bahkan ketika rakyat membuka peti hartanya ternyata hartanya tak cukup untuk biaya pemakamannya, Hartanya banyak dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
Selain dikagumi muslim Saladin mendapat reputasi besar di kaum kristen eropa, kisah perang dan kepemimpinanya banyak ditulis dalam karya puisi dan sastra eropa, salah satunya adalah The Talisman tahun 1825 karya walter scott.
Sultan Salahuddin mengahiri sisa-sisa hidupnya dengan kegiatan-kegiatan bagi kesejahteraan masyarakat dengan membangun rumah sakit, sekolah-sekolah, perguruan tinggi serta masjid di seluruh daerah yang diperintahnya. Sultan Saladin yang di barat terkenal sebagai jenderal yang sopan ini meninggal pada tanggal 4 maret 1193.
Komentar
Posting Komentar