U 2 Dragon Lady

Yu - two  adalah pesawat jet ketinggian tinggi berkursi tunggal yang diterbangkan oleh Amerika Serikat untuk pengumpulan intelijen , pengawasan, dan pengintaian. Mungkin pesawat mata-mata paling terkenal yang pernah dibuat, yu -two, juga dikenal sebagai Dragon Lady, telah beroperasi sejak tahun 1956. Sebuah prototipe terbang pada tahun 1955, dan pesawat terakhir dalam seri ini dibuat pada tahun 1989.

 

 

    Pada awalnya pesawat ini digunakan oleh Badan Intelijen amerika  dan Angkatan Udara amerika  untuk memantau emisi elektronik, mengambil sampel atmosfer bagian atas sebagai bukti uji coba senjata nuklir , dan untuk memotret lokasi yang jauh di dalam wilayah Uni Soviet . Uni Eropa , Tiongkok, dan musuh Perang Dingin lainnya . Pada tanggal 1 Mei 1960, sebuah Yu - two ditembak jatuh di atas Uni Soviet, sehingga memicu krisis amreika dengan uni soviet , dan pada tahun 1962, selama Krisis rudal Kuba , sebuah Yu-two mengambil foto yang mengkonfirmasi keberadaan rudal bersenjata nuklir Soviet di Kuba . Misi pengumpulan intelijen strategis terus berlanjut, namun Yu –two  juga telah digunakan untuk pengintaian dan pengawasan medan perang di berbagai lokasi konflik dan ketegangan di mana Amerika Serikat terlibat sejak Perang Vietnam pada tahun 1960an.

 

 

    Selama masa tugasnya yang panjang, yu-two secara berkala menghadapi persaingan dari sistem pengumpulan intelijen lainnya—misalnya, satelit yang mengorbit Bumi atau sistem supersonik.Pesawat mata-mata SR-71 Blackbird—tetapi dinas intelijen dan militer secara konsisten menganggapnya berguna karena fleksibilitas operasionalnya, desain aerodinamis yang sangat baik, dan badan pesawat yang dapat beradaptasi. Pada tahun 2011, angkatan udara amerika mengindikasikan bahwa Yu-two dijadwalkan untuk pensiun dari layanan sekitar setelah tahun 2015, dengan banyak fungsinya yang akan diadopsi oleh kendaraan udara tak berawak dengan daya tahan lama di ketinggian . Namun, dengan perluasan kampanye militer Amerika  melawan ISIS di Irak dan Levant pada tahun 2014, pensiunnya Yu-two ditunda tanpa batas waktu.

 

 

 

Pesawat mata-mata Yu-two terbuat dari aluminium dan terbatas pada penerbangan subsonik, dapat terbang selama berjam-jam di atas ketinggian 70.000 kaki (21.000 meter) dengan muatan seberat 3.000 pon (1.350 kilogram). Spesifikasi operasional pastinya dirahasiakan. Ini dirancang oleh Kelly Johnson , kepala perusahaan Lockheed Corporation yang terkenal dan semi-rahasia “Skunk Works” yang berdasarkan pada badan pesawat pencegat supersonik F-104 Starfighter . Pada akhir tahun 1960-an, badan pesawat diperbesar lebih dari sepertiga dari struktur aslinya, sehingga panjang badan pesawat adalah 19 meter dan lebar sayap  32 meter. Serangkaian sistem untuk pemetaan dan pencitraan medan, mendeteksi sinyal komunikasi, dan melakukan sejumlah kegiatan pengumpulan intelijen dan pengawasan lainnya dipasang di ruang yang terletak di hidung pesawat, di badan pesawat di belakang pilot, dan di pod besar yang terletak di tengah. -sayap. Sebagian besar sistem ini beroperasi secara mandiri atau di bawah kendali operator yang berlokasi di lapangan. Pilotnya, yang mengenakan pakaian bertekanan tertutup dan menghirup oksigen dalam botol, hampir secara eksklusif fokus menerbangkan pesawat.

 

    Sejak tahun 1980anBadan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) telah mengoperasikan Yu two yang dimodifikasi, yang diberi nama E R-2 (untuk “sumber daya Bumi”), untuk pengumpulan data tentang atmosfer, Bumi, dan fenomena langit.

 

 

 

Pada tanggal 1 Mei 1960, sebuah peristiwa dramatis terjadi ketika pesawat Yu-two Dragon Lady milik Amerika Serikat yang diterbangkan oleh pilot Francis Gary Powers ditembak jatuh di wilayah Uni Soviet. Insiden ini dikenal sebagai Insiden Yu-two atau Insiden Powers. Berikut adalah rangkuman peristiwa tersebut:

 

    Misi Pengintaian: Pada saat itu, Amerika Serikat sedang melakukan misi pengintaian menggunakan pesawat Yu-two untuk mengumpulkan informasi intelijen di wilayah Uni Soviet. Pesawat tersebut membawa peralatan pengintaian yang canggih untuk mendeteksi kegiatan militer dan pengembangan senjata di negara tersebut.

 

    Penembakan oleh Rudal Surface-to-Air Soviet: Saat pesawat Yu-two melintasi wilayah Uni Soviet, pesawat tersebut ditembak jatuh oleh rudal permukaan-ke-udara milik Uni Soviet. Rudal tersebut, jenis S-A -2 Guidline, ditembakkan oleh sistem pertahanan udara Soviet.

 

    Penangkapan Pilot: Setelah pesawat jatuh, Francis Gary Powers berhasil meluncur dengan menggunakan kursi lontar dan membuka parasutnya. Namun, dia segera ditangkap oleh otoritas Soviet ketika mendarat. Powers diadili di Uni Soviet dengan tuduhan spionase.

 

    Reaksi dan Ketegangan Antar-Negara: Insiden Yu-two menyebabkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pemerintah Amerika Serikat awalnya menyatakan bahwa pesawat Yu-two yang hilang adalah pesawat penelitian cuaca, tetapi ketika Uni Soviet mengumumkan bahwa mereka menangkap pilotnya, Amerika Serikat terpaksa mengakui tujuan sebenarnya dari misi tersebut.

 

    Pertukaran Tawanan: Setelah beberapa waktu, terjadi pertukaran tawanan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Pada tahun 1962, Francis Gary Powers dibebaskan dalam pertukaran tawanan dengan seorang mata-mata Soviet yang ditangkap oleh Amerika Serikat.

 

Insiden Yu-two memiliki dampak signifikan terhadap hubungan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, terutama karena terjadi selama periode Perang Dingin. Peristiwa ini menyoroti risiko dan kompleksitas pengintaian udara pada saat ketegangan internasional yang tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN PESAWAT TEMPUR GENERASI 1 DENGAN GENERASI KE 5

rusia negara terbesar